Pengunjung ke :
hit counters

 

September 2010
S S R K J S M
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Klip Metropolis

Himbauan Walikota Palembang


Get Our Link


Get the HTML Code:


Produk Kami







Links













Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Kalau Kita Stop, Kasihan Masyarakat

Rabu 30/09/09, 3:35 PM oleh Wahyu.

click flag to display the contents - klik bendera untuk menampilkan berita
 
  

Sosialisasi Badan Lingkungan Hidup

Sekitar 100 kepala keluarga di RT 25 RW 05, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarame, mengikuti sosialisasi tentang kampung ramah lingkungan. Sosialisasi yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Kota Palembang itu dipusatkan di Balai Widiya di RT itu, Rabu (30/9).

Sosialiasi ini, kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Palembang Kemas Abu Bakar, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihaknya kepada masyarakat.

“Tujuannya, memberikan pemaham kepada warga soal pengelolaan lingkungan hidup perkotaan di wilayah terkecil, yaitu di perkampungan,” kata Abu Bakar.

Sosialisasi, ujar Abu Bakar, dalam satu tahun minimal dilakukan tiga bulan satu kali. Namun intensitasnya akan lebih banyak jika sebelum pelaksanaan penilaian Adipura.

“Bisa 20 kali. Dan itu terus kita lakukan. Jika kita stop, kasihan sama warga masyarakat,” katanya.

Masyarakat, lanjutnya, akan terus diingatkan tentang pentingnya menjaga serta mengelola lingkungan hidup di wilayahnya.

Karena itulah, Abu Bakar mengatakan materi yang diberikan dalam sosialisasi itu terkait dengan persoalan lingkungan yang akrab dengan keseharian warga.

“Seperti soal pengelolaan sampah, penataan pemukiman, drainase, sanitasi, apotik hidup, penataan organisasi lingkungan dan hal-hal yang terkait lainnya,” terang dia.

Ditambahkannya, sosialisasi juga akan dilakukan secara menyeluruh termasuk di wilayah-wilayah yang masih tergolong kawasan kumuh. Di kawasan seperti ini, katanya, pemerintah akan melakukan percepatan.

“Pak Wali (Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra-red) juga telah meminta agar dilakukan proses percepatan. Melalui pemberian pemahaman, pembinaan dan implementasi lingkungan,” demikian Abu Bakar.

Dalam sosialisasi itu, Abu Bakar juga menyerahkan dua unit tempat sampah bantuan dari PT Pupuk Sriwijaya dan 100 bibit pohon Kamboja Telur serta pupuk kepada warga.

Terus berbenah

Terkait dengan ditunjuknya Kota Palembang sebagai tuan rumah perayaan Hari Habitat pada 5 Oktober mendatang, sejumlah persiapan terus dilakukan.

Dan, rencananya, Kelurahan Sukodadi, tepatnya RT 25, ini akan mendapat tamu istimewa berupa kunjungan dari duta besar negara-negara ASEAN, Kementerian Lingkungan Hidup RI dan tamu undangan lainnya.

“Kami sudah siap menyambut kehadiran para tamu itu. Infrastruktur terus diperbaiki, drainase dan sanitase juga sudah siap,” kata Najib Pradedy, ketua RT 25.

“Kesiapannya sudah 90 persen,” katanya lagi. (why/yat)

If We Stop, Make Pity People

Around 100 heads of families at RT 25 RW 05, Kelurahan / Village of Sukodadi , sub-district of Sukarame, following the socialization of environmentally friendly homes. The socialization was conducted by the Environment Agency of Palembang City was focused in Widiya hall at the RT, Wednesday (30 / 9).

This socialization, said the Environment Agency Head of Palembang Kemas Abu Bakar, was a routine done by his side to the public.

“The aim is to give understanding to people about urban environmental management in the smallest area, namely in the township,” said Abu Bakar.

Socialization, said Abu Bakar, in one year was held once in three month .But the intensity would be more if before the implementation of the clean city appraisal.

“It can be carried out 20 times. And it will be continued to do. If we stop, sorry for the people, “he said.

Community, he added, will continue to be reminded about the importance of maintaining and managing the environment in the region.

Because of that, Abu Bakar said the material provided in the socialization was related to environmental issues which are familiar with the everyday activity of citizen.

“As a matter of waste management, housing arrangement, drainage, sanitation, life pharmacy l, environmental organization arrangement and the other related matters,” he explained.

He added, socialization would be held as a whole included in areas that were still classified as slums. In this region, he said, the government will do acceleration.

“Mayor of Palembang city has also requested that the process be accelerated. Through the provision of understanding, development and implementation of the environment, “said Abu Bakar.

In the socialization , Abu Bakar also handed over two units of bin assistance from the Pupuk Sriwijaya Ltd.and 100 tree seed of Kamboja and fertilizer to citizens.

Making preparation

Related to the city of Palembang designate as host of Habitat Day celebrations on the upcoming October 5, some preparation has been continued.

And,as planned , Kelurahan (village) of Sukodadi, precisely at RT(neighborhood association) 25, it will have a special guest visit from the ambassadors of ASEAN countries, the Ministry of Environment of Indonesia and other invited guests.
“We have already welcome the presence of the visitors. Infrastructure continued to be improved, drainage and sanitase are also prepared,”said Najib Pradedy, the head of RT (neighborhood association ) 25.

“The preparation has been 90 percent,” he said again. (why / yat)


Dari Banjir Ucapan Selamat hingga Didemo

Selasa 29/09/09, 3:35 PM oleh Dayat.

click flag to display the contents - klik bendera untuk menampilkan berita
 
  

Pendemo dan karangan bunga

• Pelantikan Anggota Dewan

Pelantikan 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang periode 2009-2014, hari ini, sekitar pukul sembilan pagi tadi, berjalan lancar dan tertib.

Pelantikan yang dipusatkan di ruang paripurna Dewan ini dihadiri ratusan undangan, mulai dari pejabat pemerintah hingga elemen masyarakat.

Seusai pelantikan, para undangan secara bergantian mengucapkan selamat kepada para anggota yang baru dilantik.

Tak lupa, ucapan selamat melalui rangkaian bunga juga dikirimkan oleh para undangan. Bahkan, ucapan selamat itu, ada yang berasal dari anggota yang turut dilantik hari ini. Hanya saja, karangan bunga itu tidak dipajang di ruang Dewan. Soalnya, undangan yang hadir jumlahnya ratusan, sementara daya tampung ruang paripurna Dewan itu hanya untuk sekitar 300-an orang.

Jadilah, karangan bunga itu berjejer di halaman parkir gedung Dewan. Karangan bunga itu di kirimkan oleh, mulai dari Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra, camat se-Kota Palembang, para kepala dinas, badan, hingga organisasi masyarakat dan partai-partai politik.

Dewan yang terpilih hari ini memang banjir ucapan selamat.

Didemo

Meski begitu, mereka juga tak sunyi dari tuntutan. Di saat para wakil rakyat itu menjalani prosesi pelantikan, belasan orang berunjuk rasa di Bundaran Air Mancur, dekat Masjid Agung Palembang.

Mereka yang berasal dari berbagai elemen, antara lain, dari Sriwijaya Corruption Watch, Persatuan Buruh Reformasi, Komunitas Muda Peduli Pembangunan, Forum Mahasiswa Anti Korupsi dan Forum Pembela Demokrasi, itu meminta para anggota Dewan terpilih lebih peduli dan berani menyuarakan agenda-agenda kerakyatan.

Dalam pers release mereka yang dibagikan kepada wartawan, para pengunjuk rasa menuntut anggota Dewan mewujudkan beberapa hal, yang, disebut mereka, komitmen minimum agenda kerakyatan.

Komitmen itu, antara lain, memperjuangkan penciptaan lapangan kerja bagi warga Palembang; memperluas infrastruktur yang dominan menyerap tenaga kerja. Wakil rakyat juga diminta memperjuangkan penambahan daya tampung sekolah negeri di tiap jenjang melalui alokasi APBD. Kemudian memperjuangkan perwujudan anggaran kesehatan minimal 15 persen dalam APBD, mendorong partisipasi rakyat dalam penyusunan kebijakan dan anggaran pembangunan, serta pembangunan fasilitas kesenian di tepian Sungai Musi, termasuk memfungsikan kembali gedung-gedung bekas seni pertunjukan, seperti Gedung Balai Prajurit dan Kantor Polisi Pamong Praja.

“Kami di sini (bundaran air mancur-red) sejak pukul 9 pagi tadi. Katanya, anggota Dewan akan ke sini setelah pelantikan,” kata salah seorang pengunjuk rasa.

Bagaimana jika mereka tak jadi datang? “Kami akan terus melakukan ini (demonstrasi): dengan massa yang lebih banyak,” katanya lagi. (yat)

From the Flood of Greeting Until Protested

• Inauguration of Parliament Members

Inauguration of 50 members of the Regional Representatives Council of Palembang city 2009-2014 period, today, about nine o’clock this morning, went smoothly and orderly.

The inauguration was centered in the plenary council was attended by hundreds of invitations, ranging from government officials to the elements of society.

After the inauguration, the invitation alternately congratulated the newly elected members.

Not forgetting, through a series of flower arrangement also sent by the invitation. Indeed, one of congratulations, was derived from members who participated sworn in today. However, the flower arrangement that are not displayed in the Council. The board was only for about 300 of those.
So the flower arrangement that lined on the parking lot of the Council building. The flowers shipped by, starting from Palembang mayor Eddy Santana Putra, from all of the sub-district head in Palembang city, the head of , agency and board , to community organizations and political parties.

Council elected today because, invitation to attend the hundreds, while the plenary room capacity is a flood of congratulations.

Protested

Even so, they also had deserted from prosecution. While the parliament members were undergoing the inauguration procession, dozens of people demonstrated in fountain area, near the Great Mosque of Palembang.

They were derived from various elements, among others, from Sriwijaya Corruption Watch, the Labor of Reform Association, Development Caring Youth Communities , Student Forum of Against Corruption, Defense of Democracy Forum , asked the elected parliament members were more concerned and courageous voice their populist agendas.

In their release press distributed to journalists, the protesters demanded the Council members to realize some things, which they called a minimum commitment of populist agenda.

The commitment , among others , fighting for job opportunity for the citizens of Palembang; expand the infrastructure of the dominant absorbing labor. Representatives were also asked to fight for addition of state school capacity in each level through the municipal budget. Then fighting for the realization of the health budget of at least 15 percent of the budget, encouraging people participation in policy formulation and development budget, and the development of the art facility on the banks of Musi River, including the functioning of the former buildings of performing arts, such as the Central Building of soldiers and Police Civil Office.

“We are here ( fountain area ) since 9 o’clock this morning. He said, members of the Council will be here after the inauguration, “said one protester.

What if they are not coming? “We will continue to do this (demonstration): with more mass,” he said again. (yat)


Wakil Rakyat Dilantik, Janji Akan Bekerja Keras

Selasa 29/09/09, 3:30 PM oleh Wahyu.

click flag to display the contents - klik bendera untuk menampilkan berita
 
  

Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang

• Harnojoyo Jabat Ketua Sementara

Ruangan itu penuh sesak. Wajah-wajah serius, lebih banyak lagi yang tersenyum simpul, menghiasi roman muka 50 orang di ruangan itu. Mereka berdiri berjejer satu sama lain. Di belakangnya, wajah-wajah segar, sesekali tersenyum lebar, turut mewarnai ruang itu.

Ke lima puluh orang itu adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang yang baru. Mereka dilantik menjadi anggota Dewan setelah terpilih dalam Pemilihan Umum Legislatif 9 April lalu. Pelantikan digelar di ruang rapat paripurna Dewan, Selasa, (29/9), sekitar pukul 9 pagi tadi.

Wakil rakyat yang akan menyuarakan aspirasi rakyat selama lima tahun, 2009 hingga 2014, itu dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Kelas I Kota Palembang Muhammad Hatta setelah mengucapkan sumpah jabatan.

Ratusan undangan hadir. Mulai dari Wali Kota Palembang beserta jajaran, organisasi masyarakat, lembaga swasta, partai politik, dan, tentu saja para anggota keluarga Dewan yang terpilih, yang tersenyum di belakang mereka-tadi.

Meski ruang itu hanya bisa menampung sekitar 300 kepala, dan terkesan pengap, walau pendingin ruangan menyala, pelantikan toh berjalan lancar.

Selain pelantikan, momen politik itu juga diikuti dengan pemilihan ketua dan wakil ketua sementara Dewan. Terpilih sebagai ketua yakni Harnojoyo S.Sos dari Partai Demokrat dan wakilnya Fahlevi Maizano, SH, MH dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Mereka dipilih karena partainya punya mayoritas suara di parlemen. Partai Demokrat punya 11 kursi dan PDI Perjuangan mengantongi 7 kursi.

Segera setelah penetapan ketua dan wakil ketua, ketua Dewan yang lama Hamzah Syakban menyerahkan palu sidang dan buku memo jabatan kepada Harnojoyo.

“Hari ini terpikul beban berat dipundak kami, anggota DPRD, berupa amanat yang berat untuk berkarya, sesuai dengan visi Kota Palembang,” Harnojoyo berujar dalam sambutannya.

“Kami akan bekerja keras bersama anggota yang lain. Namun ini butuh kerja sama yang baik dengan semua pihak, pemerintah kota dan masyarakat,” kata dia lagi.

Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra, tak lupa mengucapkan selamat kepada anggota Dewan yang terpilih. Orang nomor satu di kota yang bervisi internasional ini, juga mengharapkan anggota terpilih terus menjalin silaturahmi dengan jajaran eksekutif dan masyarakat.

“Anggota Dewan yang dilantik juga perlu merealisasikan apa yang telah dijanjikan saat kampanye dulu,” ujar wali kota yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan, ini.

Pada sisi lain, Muhammad Yansuri, salah satu wakil rakyat periode sebelumnya, mengatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, wakil rakyat telah cukup banyak berbuat.

“Selama lima tahun ke belakang,” kata Yansuri, “kita sudah buat 92 peraturan daerah, 61 keputusan pimpinan, serta empat hak inisiatif dewan.

“Sudah barang tentu peraturan daerah itu ditentukan situasi dan kondisi. Namun kalau tidak layak ini bisa direvisi kembali,” ujar Yansuri yang kini anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Partai Golongan Karya. (why)

Anggota Dewan yang Dilantik

Partai Demokrat (11 orang)

1. H.A Fanani Yahya, SH 2. Muliadi S.Pd, MM 3. Mardiana SH 4. Ahmad Nopan SH 5. Aguscik 6. Muhammad Yusuf SE 7. Ir H Suardi 8. Ilyas  Hasbullah SE M.Si 9. H Fatur Rachman 10. Harnojoyo S Sos 11. Anthony  Rais S.Si.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (7 orang)

1. Fahlevi Maizano, SH, MH. 2. Darmawan, SH 3. Muhammad Aidil Adhari, ST 4. Ir.Alex Andonis 5. Yudi Irawan, SH, MH, 6. Cik Naya 7. Saripudin ST.

Partai Golongan Karya (7 orang)

1. M. Andiyansyah, SH 2. Jimmi Oscar Haris, ST 3. Drs H.M Badin Jahya 4. Muhammad Hidayat 5. M Syafran Syrofi, SE 6. Fahrie Adianto 7. Amiruddin.

Partai Keadilan Sejahtera (5 orang)

1. M Barli Tarmi Utama, ST 2. Musliman, S. Ag 3. H.Agus Tridasa 4. H.Suhaely Ibrahim, Lc 5. Sumarno Ahmad Jamil, SE.

Partai Hati Nurani Rakyat (5 orang)

1. Narutama Tafip, SE 2. Ir.H Chairil Malik, MM 3. Dra.Hj.Yeni Mardiana 4. Ali Subri 5. Rhamadona, SE.

Partai Gerakan Indonesia Raya (5 orang)

1. Nova Lena, SP 2. Jon Harno, SE 3, Ir.Sri Wahyuni 4, HM Syukri Zen 5. Nazili, SH.

Partai Persatuan Pembangunan (3 orang)

1. H.Syahril Eddy SH 2. Desmana Akbar 3. HRM. Salahuddin, SE.

Partai Amanat Nasional (2 orang)

1. Ning Zahara 2. Marwan Zulkarnain, SH.

Partai Kebangkitan Bangsa (2 orang)

1. H.Endar Hirmawan, SE, MM 2. Siti Suhaifah, SE.

Partai Peduli Rakyat Nasional

Antoni Yuzar, SH.

Partai Bintang Reformasi

Hj.Hidayati Qulyubi

Partai Barisan Rakyat Nasional

H.Fatahillah Chan

Sumber : Sekretariat DPRD Kota Palembang

Inaugurated Representatives, Promise I’ll Work Hard

• Harnojoyo Inaugurated as Chairman

The room was packed. Serious faces, many more smile, visage adorned the 50 people in the room. They stood side by side with each other. Behind him, fresh faces, occasionally smiling broadly, helped the room to be happy and glad.

The fifty people are the new members of the Regional People’s Representative Council of Palembang. They were inaugurated after they have been elected in the Legislative Elections on 9 April. The inauguration was held in the plenary session of the Council, Tuesday, (29 / 9), about 9 o’clock this morning.

Representatives who will voice their aspirations for five years, 2009 to 2014, was inaugurated by the Chief of Palembang State Court Mohammad Hatta after the oath of office.

Hundreds of invitations attended it .Starting from Palembang mayor and his ranks, community organizations, private institutions, political parties, and, of course, the family of elected Council members who smiled behind them.

Although the room could only accommodate about 300 head, and seemed stale, even though air conditioning was on, the inauguration went well anyway.

In addition to the inauguration, the political moment was also followed by the election of a temporary chairman and vice chairman of representative council. Elected as chairman was Harnojoyo S. Sos, from Democrat Party and his deputy Fahlevi Maizano, SH, MH from the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP). They were chosen because his party had a majority in parliament. Democrats has 11 seats and the PDIP has 7 seats.

Immediately after the determination of chairman and vice chairman, chairman of the old Board Hamza Syakban trial handed hammer and a memo book of office to Harnojoyo.

“Today we have a heavy burden , members of parliament, a heavy mandate to work, in accordance with the vision of Palembang city,” said Harnojoyo in his speech.

“We will work hard with other members. But it needs a good cooperation with all parties, the municipal government and the community, “he said again.

Palembang mayor Eddy Santana Putra, did not forget to congratulate the elected members of the Council. The number one man in international-oriented city, also expect elected members kept up Hospitality with the executive and society.

“Members of the Board who constituted also need to realize what he had promised during the campaign before,” said the mayor who is also chairman of South Sumatra PDIP.

On the other hand, Muhammad Yansuri, one of the parliament member in earlier period, said that in the last five years representatives of the people have been doing enough.

“For the last five years ,” said Yansuri, “we’ve created 92 regional regulations, 61 decision of leadership , and four council initiative rights.

“Of course, that local regulations specified with situation and condition. But if you do not deserve this could be revised again, “said Yansuri who is now a member of the South Sumatra provincial parliament from Golkar. (why)

The Inaugurated Parliament Member.

Partai Demokrat (11 orang)

1. H.A Fanani Yahya, SH 2. Muliadi S.Pd, MM 3. Mardiana SH 4. Ahmad Nopan SH 5. Aguscik 6. Muhammad Yusuf SE 7. Ir H Suardi 8. Ilyas  Hasbullah SE M.Si 9. H Fatur Rachman 10. Harnojoyo S Sos 11. Anthony  Rais S.Si.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (7 orang)

1. Fahlevi Maizano, SH, MH. 2. Darmawan, SH 3. Muhammad Aidil Adhari, ST 4. Ir.Alex Andonis 5. Yudi Irawan, SH, MH, 6. Cik Naya 7. Saripudin ST.

Partai Golongan Karya (7 orang)

1. M. Andiyansyah, SH 2. Jimmi Oscar Haris, ST 3. Drs H.M Badin Jahya 4. Muhammad Hidayat 5. M Syafran Syrofi, SE 6. Fahrie Adianto 7. Amiruddin.

Partai Keadilan Sejahtera (5 orang)

1. M Barli Tarmi Utama, ST 2. Musliman, S. Ag 3. H.Agus Tridasa 4. H.Suhaely Ibrahim, Lc 5. Sumarno Ahmad Jamil, SE.

Partai Hati Nurani Rakyat (5 orang)

1. Narutama Tafip, SE 2. Ir.H Chairil Malik, MM 3. Dra.Hj.Yeni Mardiana 4. Ali Subri 5. Rhamadona, SE.

Partai Gerakan Indonesia Raya (5 orang)

1. Nova Lena, SP 2. Jon Harno, SE 3, Ir.Sri Wahyuni 4, HM Syukri Zen 5. Nazili, SH.

Partai Persatuan Pembangunan (3 orang)

1. H.Syahril Eddy SH 2. Desmana Akbar 3. HRM. Salahuddin, SE.

Partai Amanat Nasional (2 orang)

1. Ning Zahara 2. Marwan Zulkarnain, SH.

Partai Kebangkitan Bangsa (2 orang)

1. H.Endar Hirmawan, SE, MM 2. Siti Suhaifah, SE.

Partai Peduli Rakyat Nasional

Antoni Yuzar, SH.

Partai Bintang Reformasi

Hj.Hidayati Qulyubi

Partai Barisan Rakyat Nasional

H.Fatahillah Chan

Source: Parliament Secretariat of Palembang city


Songsong Akhir Tahun, Gelar Festival Musi 2009

Senin 28/09/09, 3:19 PM oleh Wahyu.

•    Tarik Minat Wisatawan

Pemerintah Kota Palembang akan menggelar Festival Musi 2009. Festival itu akan digelar (lebih lanjut…)


Dewan Setujui Raperda APBD Perubahan 2009

Kamis 17/09/09, 2:24 PM oleh Wahyu.

click flag to display the contents - klik bendera untuk menampilkan berita
 
  

Paripurna

•    Dewan Ucapkan Selamat Lebaran

Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang, menerima rancangan peraturan daerah pemerintah kota soal APBD Perubahan Tahun 2009, untuk dituangkan menjadi peraturan daerah.

Hal itu terungkap dalam rapat paripurna keenam di gedung Dewan, Kamis (17/9), dengan agenda pendapat akhir fraksi atas laporan komisi-komisi.

“Fraksi Demokrat dapat memahami dan mensetujui Raperda tentang APBD Perubahan Tahun 2009 dijadikan perda,” kata ketua Fraksi Partai Demokrat, Fanani Yahya.

Pernyataan serupa juga diungkapkan ketua Fraksi Partai Golongan Karya Abdullah S Nato dan fraksi-fraksi yang lain. Sementara, fraksi Partai Keadilan Sejahtera sedikit memberikan masukan kepada eksekutif.

Melalui juru bicaranya Taufik Hidayat, PKS meminta Pemerintah Kota Palembang untuk tetap berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah. Pemerintah kota juga diminta untuk segera mengatasi defisit anggaran yang sebesar Rp 44 miliar dari APBD 2009 melalui penyempurnaan sistem yang ada.

“Secepat mungkin bus Transmusi untuk segera juga direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” kata Taufik Hidayat.

Yang menarik, selain menyetujui rancangan peraturan itu, juru bicara masing-masing fraksi, secara bergiliran kompak mengucapkan “minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir batin”, di dalam ruang paripurna tersebut.

Apa pasal? Selain mulai besok terhitung sebagai cuti bersama hingga tanggal 24 September, yang berarti tak ada aktivitas selama hampir sepekan, baik di Dewan maupun pemerintah kota, ternyata akhir masa jabatan anggota Dewan periode 2004-2009 juga berakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Berakhirnya masa jabatan, bukan berarti berarti silaturahmi. Silaturahmi harus kita teruskan, meskipun tak lagi di gedung yang sama,” kata Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra, menanggapi hal ini.

Selama ini, gedung Dewan dan Pemerintah Kota Palembang memang berada dalam satu kawasan. Namun, mulai tahun depan, gedung Dewan berada di Jakabaring. Saat ini gedung itu terus diperbaiki. (why)

Parliament Approves Draft Local Regulation of Amended Municipal Budget in 2009

• Parliament says Selamat Lebaran

All the factions in the House of Representatives of Palembang city, received the draft local regulations of municipal government of Palembang about the municipal budget changes in 2009, to be poured into local regulations.

This was revealed in the sixth plenary session in the Council building, Thursday (17 / 9), with the agenda of a final opinion of the faction for commissions report.

“Democratic Faction can understand and agree draft local law on amended municipal budget 2009 made changes to be local regulations,” said the chairman of the Democratic Party Faction, Yahya Fanani.

The similar statement also expressed by the chairman of Golkar faction Abdullah S Nato and other factions. Meanwhile, the Prosperous Justice Party (PKS) faction gives little input to the executive.

Through his spokesman Taufik Hidayat, PKS asked the municipal government of Palembang to keep on and to improve local revenue. The municipal government was also asked to immediately address the budget deficit of Rp 44 billion from the budget 2009 through the improvement of the available system.

“As soon as possible to get the Transmusi bus also realized that the benefits can be felt by society,” said Taufik Hidayat.

Interestingly, other than that approved the draft regulations, the spokesman of each faction, in turn to compact say “minal aidzin Walfaidzin, sorry physically and spiritually”, in the plenary hall.

Why? Apart from tomorrow counted as a together vacation until September 24, which means there is no activity for almost a week, either in Council or the municipal government, was the end of the term of office members of the Council over the period 2004-2009 was also ahead of Idul Fitri.

“The end of the term of office, does not mean stop of hospitality. We should go on hospitality , though no longer in the same building, “said Palembang mayor Eddy Santana Putra, respond to this

Until now, the building of the Council and the municipal Government of Palembang is located in one area. However, starting next year, the building of local parliament was at Jakabaring . We have been keeping on repairing the building this time. (why)






*Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.