Berita Terbaru Bulletin Metropolis
- Mangkir Kerja Setelah Cuti, Disanksi
- Puncak Mudik Diperkirakan H-2
- Nunggak Pajak dari Ratusan Juta hingga Miliaran
- Tinjau Tiga Posko Pengamanan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1431 H/2010 M (Berita Foto)
- Kewirausahaan untuk Mengatasi Pengangguran
- Puskesmas Tak Libur, Posko Disiagakan
- Sampah Meningkat 50 Ton Sehari
- Wali Kota: Pedagang Jangan Mempermainkan Harga
- Asap Tebal di Gardu Listrik Pasar 16 Ilir (Berita Foto)
- Demo Mengutuk Rencana Pembakaran Al Quran (Berita Foto)
- Macet, Padat, Merayap (Berita Foto)
- Tahun Depan Gaji Pasukan Kuning Naik lagi
- Bisa Untung Rp 10 Juta
- Bandara SMB II Ditambah CCTV
- Persediaan Darah Menurun 30 Persen
Get Our Link
Links
Statistik Pengunjung
Edisi Sebelumnya
Produk Kami
Arsip 2009
Bidikan Kamera
- Pram: TNI AU Tak Perlu Tegur Kolonel Adjie Secara Terbuka 09/07/2010
- Pertemuan Malaysia-RI di Kinabalu Seperti Pemenang & Pecundang 09/07/2010
- ASEMUS Rayakan Dasawarsa Pertukaran Asia Eropa 09/07/2010
- Nyawa Tentara AS Dalam Bahaya Jika Gereja Florida Jadi Membakar Alquran 09/07/2010
- 4 Ribu Penjual Voucher Pulsa Mudik Gratis 09/07/2010
- 4 Bus Pengangkut Pemudik Bermotor Tersedia di Jl Lemah Abang Bekasi 09/07/2010
- KKP: Malaysia Tak Boleh Asal Main Tangkap Nelayan Indonesia 09/07/2010
- Operasi Penyelamatan Butuh Dana Jutaan Dolar AS 09/07/2010
- Kemlu Akan Dampingi 5 Nelayan yang Ditangkap Malaysia 09/07/2010
- Orangtua Paskibra Korban Pelecehan Seksual Akan Mengadu ke Bang Yos 09/07/2010

Sekolah Harus Punya Sanitasi yang Baik
Jumat 29/05/09, 12:01 PM oleh Hidayatullah Adronafis.

- Pemerintah akan Membantu Rp 50 juta
Walikota Palembang Eddy Santana Putra mengharapkan institusi pendidikan di Palembang menciptakan suasana yang berwawasan lingkungan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin menjadikan Palembang sebagai kota yang bersih, biru dan hijau (clean, blue and green).
“Saya prihatin bila masih ada sekolah yang buruk sanitasinya, toilet kotor dan kekurangan air bersih. Padahal untuk pelayanan air bersih kita ini nomor satu di Indonesia,” kata Eddy Santana, saat acara penanaman pohon di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Palembang, Jalan Demang Lebar Daun, Jumat (29/5) sekitar pukul 09.00 pagi tadi.
Dalam kesempatan tersebut, Eddy Santana juga menyatakan pemerintah kota berkomitmen untuk memberikan bantuan ke sekolah-sekolah yang masih kurang baik sanitasinya.
“Sekolah harus punya sanitasi yang baik. Toilet-toilet sekolah harus diperbanyak. Kalau perlu kita bantu anggaran. Kita siapkan Rp 50 juta bagi SMA dan SMK untuk kebersihan maupun pembangunan toilet,” kata Eddy.
Eddy juga berharap pembangunan fisik gedung sekolah negeri maupun swasta di kota metropolis ini nantinya dibangun bertingkat (vertical) dan tidak memanjang (horizontal). Hal ini, katanya, untuk memberikan ruang bagi penataan lingkungan seperti penanaman pohon buah dan pohon hias.
Penanaman Pohon
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Palembang Eddy Santana secara simbolis menanam bibit perdana pohon peneduh didampingi Kepala Wilayah II Bank Mandiri Djoko Warsito, Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Apriadi Busri, dan beberapa kepala dinas di Pemerintah Kota Palembang.
Selain Eddy, penananaman pohon juga dilakukan oleh Djoko Warsito, Kepala Sekolah SMKN 2 Rahman HS, serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hatta Wazol yang diwakili oleh Kasubdin SMP SMA Riza Pahlevi.
Penanaman pohon di SMKN 2 ini merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Bank Mandiri (tbk) yang bertajuk “Program BUMN Peduli”. Kriteria yang ditetapkan dalam melaksanakan penanaman tersebut meliputi lokasi cabang Bank Mandiri dan lingkungan, sekolah binaan Bank Mandiri, perguruan tinggi dan sejumlah lokasi yang ditentukan.
Secara nasional, kata Djoko Warsito, Bank Mandiri menargetkan penanaman 500 ribu pohon. Untuk Provinsi Sumatera Selatan akan dilakukan penanaman 47 ribu pohon.
“Pencanangannya sejak bulan lalu. Harapan saya, sampai bulan Juni penanaman sudah selesai,” kata Djoko.
Sebelumnya, saat penanaman pohon di Asrama Haji Palembang, beberapa waktu lalu, Djoko mengatakan, penanaman pohon diharapkan dapat memotivasi masyarakat umum untuk lebih mencintai lingkungan.
“Selain itu,” katanya, “ maksud dari program ini adalah menjawab kerusakan ekosistem di dunia termasuk di Palembang. Pohoh-pohon yang ditanam ini diharapkan menjadi filter karbondioksida,” ujar Djoko. (yat)
School Must Have a Good Sanitation
- The government will give financial assistance RP 50,000,000.00
The Mayor of Palembang city Eddy Santana Putra hoped educational institution in Palembang to create the environmental viewpoint condition. It was in line with the government program to make Palembang as the clean, blue and green city.
“ I deeply afflicted if there are still schools that have bad sanitation, dirty toilet and clean water shortage. While we have the first ranking of clean water service in Indonesia, “ said Eddy Santana Putra while planting the trees in State Vocational Senior High School 2 (SMK 2 ) on Demang Lebar Daun Street in Palembang (29/5) at 09:00 AM.
On good occasion , Eddy Santana Putra also stated that the government of Palembang city committed to give assistance to the schools of which bad sanitation.
“The schools should have good sanitation. The schools should make a lot of toilets. We are going to give the budget assistance. We prepare Rp 50,000,000.00 for Senior High Schools and Vocational Senior High Schools to clean and to develop the toilet,” said Eddy.
Eddy Santana Putra also hoped the building of schools both private and state ones in Palembang would be built in multi-story and not in horizontal construction. That was done to give spacious place for environmental structuring like planting of fruit trees and ornamental trees.
The planting of the trees.
On the good occasion the Mayor of Palembang city Eddy Santana Putra symbolically planted the first shade tree accompanied by the zone head II of Mandiri Bank Djoko Warsito, assistant II for Economic and Developmenmt affairs Apriadi Busri, and some agency heads of Palembang government.
Besides Eddy, the planting of the trees also did by Djoko Warsito and the headmaster of Vocational Senior High school II Rahman HS as well as the Head of Sport, Youth and Educational Agency Hatta Wazol represented by the division head of Yunior and Senior High School Riza Pahlevi.
The planting of the tree in SMKN 2 was social liability program of Mandiri Bank Ltd (tbk) titled “ concerned state-owned business entity program “. Criteria determined in implementing of the planting were the location of Mandiri Bank Branch and environment, the building schools of Mandiri Bank, University and some specified locations.
Nationally, Mandiri Bank would target the planting of 500, 000 trees. 47, 000 trees would be planted in South Sumatera Province.
“The proclaiming has been done since last month. I hope the planting has been done till June,” said Djoko.
Before hand, while planting the trees in pilgrimage dormitory some times ago, Djoko said the planting of the trees were hoped to motivate the public to be preferable the environment.
“ The goal of this program is to solve the ecosystem destruction in the world included in Palembang. The trees planted are going to be hoped to be carbon dioxide filter ,” said Djoko.
Program Kali Bersih Digencarkan Lagi
Kamis 28/05/09, 5:26 PM oleh Wahyu Hidayat.
Menyambut Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1326 pada 17 Juni mendatang, Pemerintah Kota Palembang melaksanakan sejumlah program. Antara lain menggiatkan kembali program kali bersih di sungai-sungai di Kota Palembang tiap akhir pekan.
“Launching pertama program kali bersih di tahun 2009 akan dilakukan di sungai di Lorong Lebak Kecamatan Bukit Kecil pada 7 Juni nanti. Selanjutnya setiap minggunya akan diikuti dengan pembersihan sungai-sungai lain di Kota Palembang,” kata Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Apriadi S. Busri, usai rapat membahas pelaksanaan progam kali bersih di Kantor Pemerintah Kota Palembang, Kamis (28/5).
Agar program tersebut berjalan efektif, Apriadi juga meminta warga turut andil dan melapor ke pemerintah kota bila ada sungai yang harus segera dibersihkan. Pemerintah kota akan memfasilitasi.
“Bila perlu dilakukan pengerukan bila terjadi pendangkalan sungai,” katanya.
Apriadi berharap, program ini dapat meningkat kesadaran warga membersihkan serta menjaga sungai. Pasalnya, kata dia, Palembang dulunya punya ratusan anak sungai yang bermuara ke sungai induk yaitu Sungai Musi.
“Kalau tidak salah mencapai 108 anak sungai. Namun sekarang hampir 70 persen telah hilang akibat masyarakat yang membangun rumah di aliran sungai,” tuturnya.
Ditambahkan Apriadi, pemerintah juga akan menggelar lagi lomba kali bersih untuk memotivasi masyarakat menjaga kebersihan sungai.
“Kita harapakan, melalui program yang telah dimulai pada 2003 lalu, akan kembali lagi fungsi anak sungai musi,” demikian Apriadi. (why)
Reacting the 1326th anniversary of Palembang city on the next June 17, the government of Palembang city will carry out a lot of programs, namely: To intensify again the program of the clean tributary on the rivers in Palembang city every weekend.
“The first launching of the clean tributary program in 2009 will be held on the river on Lr. Lebak at Bukit Kecil subdistrict on the next june 7. Then every week will be followed up by cleaning other rivers in Palembng city,” said Assistant II for Economic and Development Affairs Apriadi S. Busri, after attending the meeting of the clean tributary program in the office of Palembang city government (28/05).
In order that the program will run effectively, Apriadi asked the society to take part in and report to the government of Palembang city if there was the river that would be cleaned as soon as possible. The government of Palembang city would facilitate it.
“ If there are shallow rivers, we will dredge them , “ said Apriadi.
Apriadi hoped that the program would increase the awareness of the society to keep the rivers clean. According to Apriadi, Palembang formerly had hundreds of tributary to flow into main stream of Musi River.
“ If it is not wrong there have been 108 tributaries, but now almost 70 percent has been disappeared caused by the society have built houses on watershed,” said Apriadi.
The government of Palembeng city would hold the competition of clean tributary to motivate the society to keep the rivers clean.
“ We hope the program that has been begun in 2003, will have the tributaries function ,” said Apriadi.
Jangan Remehkan Persoalan Lingkungan
Kamis 28/05/09, 5:20 PM oleh Hidayatullah Adronafis.

• Terapkan 4 R
Masyarakat diminta untuk tidak menganggap remeh persoalan lingkungan. Masyarakat juga diharapkan berlaku bijak dan arif terhadap lingkungan karena lingkungan merupakan cermin dari perilaku masyarakat.
Romi Herton: Veteran dan Pejuang Harus Diperhatikan
Rabu 27/05/09, 4:02 PM oleh Wahyu Hidayat.
• Pengurus DHC dan DHR Kota Palembang Dikukuhkan.
Ketua Umum Dewan Harian Cabang (DHC) Angkatan 45 Provinsi Sumatera Selatan HR. Haryono, secara resmi melantik serta mengukuhkan pengurus DHC Angkatan 45 Kota Palembang dan Dewan Harian Ranting Angkatan 45 se-Kecamatan Kota Palembang periode 2008-2013.
Pelantikan dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang, Rabu (27/5).
Pengurus DHC Angkatan 45 Kota Palembang yang dilantik diwakili oleh Romi Herton, Erwin Bakri dan Sumaiyah MZ. (lebih lanjut…)



