Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Pencemaran Sudah di Atas Ambang Baku Mutu

Senin 01/02/10, 4:08 PM oleh Wahyu Hidayat.

Tingkat pencemaran di Sungai Musi maupun anak-anak sungainya akibat tingginya aktivitas industri di kawasan itu, kian meningkat.

Hasil penelitian Badan Lingkungan Hidup Kota Palembang menyatakan, dari 22 parameter bahan baku pengakibat pencemaran yang diteliti, sebanyak 10 parameter telah meningkat dan mengancam keberadaan anak sungai di Palembang.

“Di antaranya Sungai Bendung, Sungai Aur, Sungai Sekanak, Sungai Ogan dan lain-lain,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup Kota Palembang, Novrian Fadillah, Senin (1/2) di Kantor Pemerintah Kota Palembang.

Parameter pencemaran itu disebutkan Novrian seperti kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD), besi (Fe), Phenol dan Posfat. Jika BOD-COD tinggi, bisa mengancam organisme yang ada di dalam sungai.

“Tahun ini meningkat sekitar 10 persen dari baku mutunya sekitar 10 mg/liter. Sama halnya, dengan kandungan besi (fe) yang juga tinggi. Semuanya melebihi ambang baku mutu yakni 0,3 miligram per liter,” dia menjelaskan.

“Kalau Posfat itu dari limbah deterjen. Sedangkan Phenol, itu dari zat kimia yang dipakai industri. Di antaranya, dari zat penghilang karat pada kapal. Sebenarnya, phenol ini paling berbahaya bagi kesehatan,” katanya lagi.

Namun, berbeda dengan zat kimia tersebut. Untuk bakteri koli, sejauh ini malah menurun.

“Mungkin ini dampak positif dari makin berkurangnya jamban di sungai. Karena itu, jumlah bakteri koli jauh menurun sekarang,” ujar Novrian.

Kepala BLH Palembang, Kemas Abubakar mengatakan, tingkat pencemaran paling tinggi di Sungai Musi disebabkan limbah rumah tangga. Apalagi di kawasan itu banyak bermukim warga yang melakukan rutinitas harian seperti mandi dan mencuci.

Karena itu, ujar Abubakar, harus dilakukan tindakan pencegahan secara preventif di kawasan itu.

“Misalnya, dibangun instalasi pengolahan limbah. Meskipun investasi yang dibutuhkan tidak sedikit,” katanya.

Kendati begitu, Sungai Musi, kata Abubakar, masih layak untuk menjadi bahan baku air minum. Karena PH (derajat keasaman-red) nya juga masih bagus, yakni 6-9.” (why)


Silahkan tinggalkan komentar anda di sini.

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.