Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Wali Kota Palembang Canangkan Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan

Kamis 06/04/17, 17:15 PM oleh Ratih Syam.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di pekarangan rumah.

“Cabai saat ini jadi kebutuhan utama masyarakat. Jadi, salah satu jalan agar ketersediaannya selalu ada, kita harus melakukan gerakan tanam cabai di setiap pekarangan rumah,” ujar Wali Kota Palembang Harnojoyo, usai pencanangan Gertam Cabai, di halaman UPTD PBB Seberang Ulu, Jalan Tegal Binangun, Lorong Swadaya, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Kamis (6/4/17).

Hadir dalam acara ini, antara lain, Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, yang juga Ketua KTNA Palembang, M Adiansyah. Hadir pula Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sumsel, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Palembang, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, dan unsur Muspida Palembang.

Cabai juga termasuk komoditi utama penyumbang inflasi di Palembang Sedangkan Palembang sendiri menjadi salah satu titik dasar penghitungan inflasi selain Kota Lubuk Linggau.

“Karena itu, selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, ketersediaan cabai juga untuk menekan inflasi,” ujar Harnojoyo.

Ia mengatakan pula, harga cabai itu fluktuatif dan pasokannya terkadang tidak cukup. Ini disebabkan banyak faktor. Antara lain, cuaca, rantai distribusi, pasokan dari sentra produksi.

Di tempat yang sama, Harnojoyo juga menyerahkan 10.000 bibit cabai kepada kelompok masyarakat. Yakni, Kelompok Wanita Tani, anggota PKK dan Dasawisma di lima wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Sukarami, Kalidoni, Ilir Barat I, Ilir Timur I dan Kecamatan Kertapati.

“Ini menjadi stimulan. Bila kita bayangkan, satu polybag menghasilkan sekitar 2 kg cabai, maka kita, warga Palembang tidak akan kekurangan komoditi yang sudah menjadi konsumsi sehari-hari itu,” kata Harnojoyo.

Ia melanjutkan, menanam cabai juga bisa menambah penghasilan masyarakat.

“Satu batang cabai bisa menghasilkan 1,4 kilogram. Kalau 10 ribu (bibit, red) dikali 1,4 kilogram, kurang lebih bisa menghasilkan 14 ton. Seandainya harga cabai Rp 20 ribu per kilogram dikali 14 ton, artinya  dapat menghasilkan sekitar Rp 2,4 miliar,” ujar Harnojoyo pula.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk ditanam cabai. “Jangan disia-siakan. Tapi, kalau bapak ibu berhasil, jangan lupa dibagi dengan tetangga.”

Di acara tersebut juga diteken nota kesepakatan antara Dinas Pertanian dan Ketahaan Pangan Palembang dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang tentang Pencanangan Gertam Cabai Tahun 2017.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Harrey Hadi, mengatakan, Gertam Cabai ini bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VII Sumsel Babel, dan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Palembang.

“Program ini untuk menstimulasi masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk pertanian,” ujar Harrey.

Ia menyebutkan, bantuan 10.000 bibit cabai kepada kelompok masyarakat itu dari dana APBD Pemkot Palembang. Selain itu, akan ada pula bantuan 1.500 bibit cabai dari dana APBN, yang akan diserahkan Dinas Pertanian dan Peternakan Sumsel kepad Tim Penggerak PKK Kecamatan Gandus.

“Kami juga membantu sembako untuk 100 Kepala Keluarga  di 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I,” ujar Harrey. (*)

Penulis: Ratih

Penyunting: Hidayatullah


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.