Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

2018 Palembang Bersih Bus Kota

Selasa 18/04/17, 22:20 PM oleh Ria Amelia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pemerintah Kota Palembang menargetkan tahun 2018 tidak ada lagi bus kota.

Saat ini, kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kurniawan, tercatat ada 53 bus kota yang masih beroperasi.

“Kami pastikan, pada akhir 2018, hanya akan tersisa 27 unit bus kota, yang masa berlaku trayeknya habis di Desember 2018. Selanjutnya, Palembang bersih bus kota,” ujar Kurniawan, Selasa (18/4/2017).

Ia mengatakan, pihaknya sejak 2009 memang tidak lagi memperpanjang izin trayek bus kota. Saat ini, 27 bus kota yang masih beroperasi itu ada di rute Karyajaya – Alang-Alang Lebar, Karyajaya – Perumnas, Karyajaya – Plaju, dan Pusri – Plaju.

Untuk 53 bus kota yang masih beroperasi, Kurniawan mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan dan penertiban. Mulai dari penertiban KIR, stiker, serta surat-surat kendaraan.

Sebagai ganti bus kota, Pemkot Palembang menyiapkan bus nyaman dan ramah lingkungan, Transmusi. Bus yang beroperasi sejak 2010 ini juga terintegrasi dengan moda transportasi sungai.

Kurniawan menambahkan, Dishub Palembang menjalankan empat program dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Program pertama yakni peningkatan jumlah bus Transmusi dengan target pada Asean Games 2018  sebanyak 350 unit. Program kedua manajemen dan rekayasa bertaraf internasional, lalu program ketiga akan dikembangkan transportasi hijau dengan pola car free day. Terakhir, pengembangan gasifikasi angkutan umum atau pengalihan dari Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas.

“Semua program kita coba jalankan. Selanjutnya, Wali Kota  juga ingin merevitalisasi sungai, yakni dengan menghidupkan anak-anak sungai Musi, dan menghidupkan transportasi sungai,” Kurniawan mengatakan.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, Palembang telah sukses di bidang transportasi darat. Ini dibuktikan dengan diterimanya penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan.

Pada 2005-2009, Palembang menerima plakat WTN. Tahun 2010 WTN kategori angkutan, disusul pada tahun 2011 sampai 2014 secara berturut – turut. Selanjutnya, tahun 2015 WTN Kecana dan 2016 kembali Pemerintah menerima piala WTN kategori Kota Raya.

“Harus kita pertahankan, dan selanjutnya tingkatkan di transportasi sungai,” ujar Harnojoyo. (*)

Penulis: Ria Amelia

Penyunting: Hidayatullah


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.