Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Pemkot Palembang Siap Bantu Pembebasan Lahan untuk Rumah Pompa

Rabu 17/05/17, 19:00 PM oleh Ria Amelia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pembangunan rumah pompa di muara Sungai Bendung, di Jalan Ali Gathmir, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, masih terganjal pembebasan lahan.

Musdianto, Pengawas Lapangan Pembangunan Rumah Pompa di sungai itu, mengatakan, saat ini dari 100 persil lahan yang terkena pembangunan di lokasi pertama, tinggal 19 persil lahan lagi yang belum dibebaskan.

“Di lokasi kedua, dari 96 persil masih ada 15 persil lahan yang belum bebas. Kita memang masih terkendala ada lahan yang belum bebas ini. Kita sudah sampaikan ke wali kota, untuk membantu menyelesaikan masalah lahan ini,” kata Musdianto, saat mendampingi Wali Kota Palembang Harnojoyo meninjau pembangunan rumah pompa di Sungai Bendung, Rabu (17/5/2017).

Wali Kota Palembang, Harnojoyo, mengatakan, Pemkot akan melakukan pendekatan dengan warga, untuk membahas soal pembebasan lahan ini.

“Kita harapkan partisipasi masyarakat, karena pembangunan rumah pompa ini sangat penting. Ini untuk menanggulangi banjir di Palembang. Jika, rumah pompa ini selesai maka bisa mengurangi genangan di beberapa titik. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat kita akan selesaikan masalah lahan ini,” ujar Harnojoyo.

Sementara Azhari, salah seorang warga yang lahannya belum dibebaskan, mengaku sampai saat ini belum ada kesepakatan antara dia dan pemerintah untuk harga tanah dan bangunan yang akan diganti rugi.

“Terakhir kita akan dibayar Rp 212 juta. Nah, ini tidak jelas dari mana datangnya angka ini. Tetangga saya, ada yang dibayar hampir Rp 400 juta. Ada juga yang rumahnya kecil, tapi dapat Rp 350 juta,” kata Azhari.

Menurut Azhari, dia sebenarnya sangat mendukung pembangunan rumah pompa tersebut. Hanya saja, ganti rugi yang diberikan dinilai belum sesuai.

“Ya, harus diperhitungkan juga nanti setelah ini kita mau ke mana. Harga rumah sekarang sudah di atas Rp 300 juta. Kita cuma ingin ganti ruginya sesuai, tidak sepihak,” ujar Azhari, yang mengaku sudah 60 tahun tinggal di pinggir Sungai Bendung ini. (*)

Penulis: Ria Amelia

Penyunting: Hidayatullah


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.