Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengecek proses produksi tahu dan tempe di Jalan Tanjung Sari I, Perumahan Primkopti Bukit Sangkal, Jumat (15/9/2017) sore.

Fitrianti tampak fokus melihat pekerja di sentra produksi tahu dan tempe itu mengolah limbahnya.

“Setelah kita cek bersama pihak terkait, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya pada tahu tempe. Semuanya menggunakan bahan alami, serta higienis. Bahkan, limbahnya pun diolah sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan bau menyengat,” kata Fitrianti.

Ia mengapresiasi sentra produksi tahu dan tempe yang peduli lingkungan seperti ini.

“Yang kita ketahui bahwa tahu dan tempe itu menggunakan kedelai yang menjadi sumber protein bagi kita. Maka dari itu, marilah kita sama-sama menjaga kebersihan dan kualitas pangan, kita agar anak kita tidak menderita gizi buruk maupun penyakit lainnya,”

Chairuddin, salah satu pemilik rumah produksi tahu dan tempe di Bukit Sangkal, itu mengatakan, ia memproduksi tahu dan tempe sejak 1988. Di mana, untuk produksi tempe ia mempekerjakan lima orang dan untuk memproduksi tahu ia mempekerjakan tujuh orang.

“Setiap hari kami mengolah sekitar 200 kilogram bahan baku tahu tempe. Sejak berdiri kita tidak pernah memakai bahan pengawet, yang memang tidak dianjurkan pemerintah. Kita menggunakan bahan-bahan alami dan berkualitas. Untuk pemasarannya sendiri kita menjual di pasar KM 5 dan Kebon Semai,” kata Chairuddin. (*)

Penulis: Ria Amelia

Penyunting: Hidayatullah

 


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.