Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Pemkot Palembang-KPK Petakan Posisi Kunci untuk Cegah Korupsi

Selasa 19/09/17, 16:06 PM oleh Ratih Syam.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pemerintah Kota Palembang bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar workshop bertajuk Pengendalian Strategis Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), di Hotel Santika, Palembang, Selasa (19/9/2017).

Dalam acara yang diikuti pejabat di Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Palembang, itu dilaksanakan pemetaan posisi kunci yang mempengaruhi jalannya pemerintahan di daerah.

Group Head Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan KPK, Asep Chairullah, menyebutkan, ada dua jenis posisi kunci, yakni posisi kunci hirarki, dan posisi kunci metrik.

Posisi kunci hirarki jelas terlihat dalam struktur pemerintahan. Sedangkan posisi kunci metrik adalah orang berpengaruh di luar itu.

“Posisi kunci tiap-tiap daerah itu berbeda-beda. Kita juga menentukan perbedaan posisi kunci tersebut. Jika posisi kunci secara hirarki pasti di ujungnya. Tapi, kalau posisi kunci di struktur metrik harus didalami lagi. Sebab, bisa jadi orang yang tidak pegang jabatan, tapi jadi posisi kunci karena ada daya pengaruh, punya kompetensi, punya spesialisasi keahlian dan leadership,” Asep menerangkan.

Ia menyebutkan, pemetaan ini untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih, adil dan transparan, tentunya terbebas dari KKN. Terlebih jika mengingat banyaknya kepala daerah yang tersandung kasus KKN.

“Hari ini dan besok (selama workshop) di Palembang, kita akan membuat pemetaan risiko KKN atau pengendalian strategis integritas. Yang dimulai dengan menentukan siapa posisi kunci, apa saja risiko mereka, bagaimana kita bangun sistem atau upayanya apa. Ini untuk memastikan setiap pemimpin, setiap posisi kunci, setiap orang-orang strategis di Palembang, punya potensi atau peluang KKN-nya jadi kecil sekali,” Asep menjelaskan.

Sehingga bayang-bayang korupsi yang merongrong negara ini dapat segera menjauh. Maka, anak bangsa tak akan terganjal ketika akan berkarya.

“Mudah-mudahan kabar kapala daerah korupsi, tidak menyurutkan untuk beraksi dan berkarya luar biasa. Sebab, bisa jadi banyak orang yang takut berkarya karena takut korupsi. Korupsi itu kita atasi, berkarya ya berkarya terus. Kuncinya di integritas. Jadi, integritas itu sama dengan aksi tanpa korupsi, itu yang terus kita dorong,” ujar Asep.

Ia menambahkan, pemetaan itu bukan sekedar untuk mitigasi risiko KKN, akan tetapi dapat juga untuk memanajemen orang berbakat, sehingga utilitas orang kunci itu membawa perubahan untuk mencapai tujuan bersama.

“Mudah-mudahan, dengan peta itu setiap posisi kunci sadar risiko. Dia punya mitigasi risiko, dan peluang terjadinya penyimpangan korupsi menjadi minim di sini. Keluar nanti, ada semacam peta posisi kunci yang menjadi cermin untuk posisi kunci. Apakah dia itu birisiko tinggi atau tidak, dan bagaimanana sistemnya. Supaya tidak terkena Oprerasi Tangkap Tangan (OTT) atau terkena kasus KKN,” kata Asep.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Harobin Mastofa, mengatakan, workshop pengendalian strategis korupsi merupakan percontohan untuk daerah lain. Sebab, baru Pemerintah Kota Palembang bersama Pemerintah Kota Lahat yang mengelar acara seperti ini.

“Hari ini bersama Pemkab Lahat melakukan kalobarasi pengendalian strategis integritas. Lahat dan Palembang akan jadi pecontohan, jadi pioner, kita yang baru berani melaksanakan pengendalian integritas secara mandiri. Daerah lain di Sumsel yang belum melakukan bisa ikut serta melaksanakan dalam rangkan pencegahan korupsi,” ujar Harobin.

Ia menerangkan, workshop ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama untuk level eselon III, hari kedua untuk eselon II-anggota DPRD.

Harobin mengatakan pula, Pemkot Palembang akan membuat peraturan daerah tentang budaya integritas.

“Perda kita usulkan. Sekarang sedang dibahas Badan Legislatif. Jadi, perda inisiatif ini tidak jadi kerja legislatif saja, tapi eksekutif ikut serta membangun integritas di Palembang. Kita harapkan zero korupsi,” kata Harobin. (*)

Penulis: Ratih

Penyunting: Hidayatullah


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.