Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya Pencinta Alam (Mafesrifala) akan memulai Ekspedisi Panjat Tebing Putri di Vietnam.

Mafesripala diwakili oleh Vira Destri Tami, Eka Sundari, dan Diah Tamalana. Mereka secara resmi dilepas Wakil Wali Kota Palembang, yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ahmad Zazuli, di rumah dinas wali kota, Senin (6/11/2017).

“Ekspedisi ini untuk misi budaya, mempromosikan Kota Palembang di manca negara. Tim akan membawa serta kain tenun khas Kota Palembang serta memperkenalkan potensi wisata lainnya,” kata pembina Mafesrifala, Welly Nailis, saat acara pelepasan di rumah dinas wali kota.

Tenun tersebut berupa kain jumputan. Di mana, dalam rangkaian kegiatan ini, tim pemanjat putri Mafesripala akan bertemu sekaligus menyerahkan cenderamata berupa kain yang telah dikemas untuk dipamerkan di dinding KBRI Hanoi, Vietnam.

Ketua Umum Mafesripala, Rahmat Kurniawan, menambahkan, upaya ini juga untuk merefleksikan peringatan Hari Pahlawan, sekaligus semangat untuk mempromosikan budaya jelang Asian Games 2018.

“Kami berusaha sinergis dengan pemerintah. Melalui apa yang kami bisa. Salah satunya mengkombinasikan kegiatan ini dengan promosi budaya khas Palembang,” ujar Rahmat.

Sebelumnya, Mafesripala juga menjadi organisasi pecinta alam pertama di Sumsel yang mendaki puncak Carstenz Pyramid di pegunungan Jaya Wijaya, Papua. Puncak pertama dari target tujuh puncak dunia yang digagas sejak 2016.

Kegiatan ini, lanjut Rahmat merupakan bagian dari upaya Mafesripala menunjukkan eksistensi mendukung program Universitas Sriwijaya yang menuju World Class University.

Manajer Ekspedisi, Syarif Hidayatullah, mengungkapkan, usai pelepasan di rumah dinas wali kota ini, tim punya waktu satu hari sebelum keberangkatan.

Tim akan menaiki salah satu tebing tersulit di kawasan Lan Ha Bay, Kepulauan Cat Ba, Vietnam tepat di hari pahlawan 10 November mendatang.

“Semangat hari Pahlawan juga mendasari kegiatan ini. Inspirasinya adalah pahlawan perempuan yang mungkin sedikit terdengar dibanding pahlawan pria di Indonesia. Karenanya, dalam kegiatan kali ini diberangkatkan tiga pemanjat, yang melewati seleksi dan training centre selama tiga bulan ke belakang,” kata Syarif.

Ia dan tim mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemkot Palembang.

“Kami berterima kasih dengan dukungan yang diberikan oleh Ibu Wakil Walikota, karenanya sesuai pula dengan tema kegiatan yaitu menjadi inspirasi, menjadi emas,” kata Syarif.

Dia Tamalana, Ketua Tim Pemanjatan Mafesripala Jumputan International Xpedition – Women Series 2017 mengungkapkan, dalam pemanjatan ke depan, pihaknya juga berkoordinasi dengan konsultan fisik Dr Bayu Hardiono.

“Kami berharap apa yang telah kami persiapkan ini tidak terkendala apa pun dan bisa selamat sampai di Palembang kembali,” katanya.

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda melalui Kadispora Ahmad Zazuli, berpesan kepada para atlet ini untuk selalu menjaga kesehatan dan kekompakan.

Wawako Fitrianti juga keterlibatan generasi muda dalam promosi budaya Kota Palembang.

Rangkaian kegiatan ini nanti masih akan dilanjutkan dengan” Festival Joeang” Mafesripala, bekerja sama dengan Pemkot Palembang, di Pelataran Monpera, pada Minggu 12 November mendatang.

Acara diawali dengan aksi bersih g0tong royong, dilanjutkan hiburan dan lomba permainan anak tradisional. (*)

Penulis: Ria/Rel

Penyunting: Hidayatullah

 


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.