Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Pemkot Palembang Kembangkan Kota Baru di Seberang Ulu

Selasa 14/11/17, 13:04 PM oleh Ria Amelia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pemerintah Kota Palembang terus berupaya menyeimbangkan pembangunan di kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir.

Salah satunya, dengan bantuan dari pemerintah pusat, Pemkot Palembang merencanakan pengembangan kota baru di kawasan Ulu.

Kepala Bappeda Kota Palembang, Harrey Hadi, melalui Kabid Perencanaan Pengembangan Wilayah, Maureen Arlini, mengatakan, tujuan program tersebut untuk membangun kota masa depan yang layak huni, hijau dan cerdas.

Itu terlihat dari pembangunan fisik yang akan dikembangkan, keunggulan ekonomi masyarakatnya, kebudayaan lokal, keterkaitan individunya serta manfaat dalam kota itu sendiri.

“Isinya revitalisasi dan pengembangan kota yang berlokasi di Ulu. Ini merupakan salah satu cara mengatasi ketimpangan pembangunan antara Ulu dan Ilir,” kata Maureen, Selasa (14/11/2017).

Ia menyebutkan, program ini melibatkan 8 lembaga, yakni Bappenas, Agraria dan Tata Ruang, Kemendagri, Badan Perencanaan Infrastruktur Wilayah PU PR, Dirjen PUPR, Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang, serta masyarakat.

Maureen menerangkan, beberapa kawasan yang akan masuk dalam program ini mayoritas ada di Kecamatan Jakabaring. Di samping kawasan tersebut akan menjadi pusat sport city pada pelaksanaan Asian Games 2018, Jakabaring juga dinilai masih banyak permukiman kumuh.

“Jadi, program kota baru ini amanah dari Rencana Perencanaan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Pemerintah pusat untuk mengembangkan kawasan Ulu. Ini juga telah dituangkan dalam kebijakan pemerintah nasional. Arahnya sendiri, fokus untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Di lain sisi, Pemerintah juga menjadikan program ini sebagai bentuk mengantisipasi laju urbanisasi,” Maureen menjelaskan.

Ia melanjutkan, saat ini program tersebut sudah pada tahap DED infrastruktur permukiman, dan ditargetkan pada 2018 sudah mulai pengerjaan fisik.

Diketahui, pada program yang bertema Sport, Tourism, Heritage, ini menetapkan beberapa kecamatan di Ulu meliputi kawasan Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Plaju dan Jakabaring, dengan luas total mencapai 4.036 hektare.

Berdasarkan Focus Group Discussion pertengahan 2017 lalu, dari empat kecamatan ini, prioritas pengembangan di kawasan Tuan Kentang Heritage dan kawasn Karang Blango.

“Ini lantaran kemudahan dalam pelaksanaan dan kesiapan masyarakatnya. Kelancaran pengerjaan fisiknya juga paling bagus disana. Nah, yang kita utamakan dalam program ini yakni perbaikan infrastruktur jalan, drainase, pedestrian, air minum, RTH, fasilitas umum dan lainnya,” ujar Maureen pula.

Untuk diketahui, ada 10 kota yang terpilih dalam program pengembangan kota baru ini di Indonesia. Antara lain, Banten, Pontianak, Padang, Jaya Pura, Sorong, Manado, Sopipi dan Palembang.

Terkait dana, Maureen menambahkan hal itu masih tahap perencanaaan di APBN dan diperlukan survei.

“Pengerjaan bisa multiyear, bisa bertahap mencapai lima tahun. Untuk kota lain seperti Pontianak sudah mulai dilakukan programnya. Tahun ini di Palembang, Makassar dan Manado.” (*)

Penulis: Ria Amelia

Penyunting: Hidayatullah

 


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.