Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Terima Kasih Pak Harnojoyo, Ibu Fitrianti

Kamis 07/12/17, 22:08 PM oleh Ria Amelia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Lastri, 42 tahun, tak mampu menahan air matanya. Tangis janda beranak lima ini menetes di pundak Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda. Fitrianti sendiri tampak terharu. Ia segera memeluk Lastri.

Momen itu tersaji kala Fitrianti meresmikan pemakaian bedah rumah milik Lastri, di Komplek Bougenville, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kamis (7/12/2017).

“Saya terharu atas kepedulian ini. Saya mengucapkan terima kasih, Pak Harnojoyo dan Ibu Fitrianti,” ujar Lastri.

Sehari-hari Lastri bekerja sebagai buruh cuci, juga menyambi berjualan kopi. Lastri sedang mengandung anak kelimanya kala sang suami meninggal, lima tahun silam. Sementara anak tertuanya masih mengenyam pendidikan di SMA.

Lastri menuturkan banyak mendapat bantuan dari tetangga sekitar. Atas permohonan warga melalui ketua RT, Lastri bisa mendapatkan rumah baru melalui program bedah rumah Pemerintah Kota Palembang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasioal Kota Palembang.

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, mengapresiasi kepedulian warga kepada Lastri dan keluarga.

“Ini wujud kebersamaan, kepedulian, serta kasih sayang kepada sesama.”

Fitrianti juga mengatakan, melalui program bedah rumah, Pemkot Palembang berupaya mengikis kekumuhan dan memberikan rumah layak huni kepada masyarakat.

“Bedah rumah ini untuk mewujudkan visi misi Palembang Emas 2018. Pemerintah tidak ingin lagi ada rumah yang tidak layak huni dan lingkungan kumuh di Kota Palembang,” kata Fitrianti.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang, Saim Marhadan, mengatakan, Lastri termasuk dalam warga yang berhak menerima zakat.

Saim menyebutkan, program bedah rumah Lastri berdasarkan usulan ketua RT 46. Dari usulan itu, Baznas lantas menurunkan tim survei ke rumah Lastri. Hasil survei, rumah Lastri sangat tidak layak huni dan berhak menerima bantuan program bedah rumah.

Untuk membedah hingga menjadikan rumah tersebut menjadi layak huni, kata Saim, butuh waktu sekitar 1 bulan. Kini rumah ukuran sekitar 5×6 dengan dua lantai tersebut telah rampung, dan telah ditempati Lastri dengan 5 anaknya.

“Ini bentuk kepedulian Pemerintah Palembang melalui Baznas Kota Palembang. Biaya dari Baznas Kota Palembang sebesar Rp 46 juta,” kata Saim Marhadan. (*)

Penulis: Ria Amelia

Penyunting: Hidayatullah

 


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.