Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

BPPD Palembang Jajaki Pajak Pengiriman Pempek

Selasa 09/01/18, 15:29 PM oleh Ria Amelia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Banyaknya kuliner pempek yang dikirim keluar Kota Palembang menjadi peluang untuk menjadi Sumber pajak baru yang dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Shinta Raharja, menyampaikan, saat ini pihaknya sedang meminta rumusan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, terkait payung hukum untuk memungut retribusi pajak pengiriman pempek.

“Selama ini mereka hanya membebankan pajak kepada yang makan ditempat. Sedangkan untuk yang bungkus atau dikirim tidak dikenakan pajak,” jelasnya, Selasa (9/1).

Menurutnya, Pempek menjadi salah satu kuliner khas Palembang yang cukup diminati di Indonesia. Di mana, dalam satu hari Palembang mampu mengirim pempek keluar kota 1-3 ton per hari.

Ke depan, Shinta berharap pajak dari kuliner jenis pempek ini berlaku juga untuk yang take away atau dibungkus dan packing atau untuk pengiriman.

“Kuliner pempek saat ini memiliki potensi yang cukup tinggi terhadap PAD Kota Palembang.”

Dalam kesempatan itu, Shinta mengimbau agar ke depan restoran kuliner khas Palembang dapat menerapkan hal itu, jika memang payung hukum terhadap pajak pempek bagi yang take away atau packing berlaku. (*)

Penulis: Ria Amelia

Penyunting: Hidayatullah

 


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.