Bidikan Kamera

Arsip

Links











Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Harnojoyo Upayakan Santunan Korban Kecelakaan

Kamis 08/02/18, 15:57 PM oleh Ria Amelia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Wali Kota Palembang Harnojoyo, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, Kamis (8/2/2018) siang di RSMH melepas jenazah Adi Saputra.

Adi Saputra adalah pegawai Dinas Perhubungan Kota Palembang yang meninggal karena mengalami kecelakaan.

Selain melepas jenazah Adi Saputra yang rencananya akan dibawa untuk disemayamkan di kampung halamannya di OKU Timur, Harnojoyo juga mendoakan dan mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban.

Dibincangi saat berada di instalasi pemulasaraan jenazah RSMH, Harnojoyo menerangkan, Adi Saputra saat ini berstatus sebagai honorer di Dishub kota Palembang.

“Masih honorer ya. Tapi karena meninggal dalam tugas, kita masih berupaya memberikan bantuan sebagai mana mekanismenya,” ujar Harnojoyo.

Harnojoyo menerangkan, Pemerintah Kota Palembang telah melakukan komunikasi dengan Jasa Raharja untuk mengurus santunannya. Diperkirakan, dalam waktu dekat keluarga korban akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 50 juta dari Jasa Raharja.

“Keluarga tinggal mengurus nomor NIK. Harusnya hari ini (Kamis) sudah serah terima, tapi masih tertunda,” katanya.

Disinggung mengenai kronologis kejadian, Harnojoyo mengatakan, menurut keterangan yang didapat dari saksi mata, saat itu korban tengah bertugas untuk menertibkan truk yang terkesan ugal-ugalan. Saat sudah berhenti, tiba-tiba dengan sengaja truk tersebut kembali melaju dan menabrak korban.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 saat korban bertugas. Kalau melihat keterangan saksi, ya ini ada unsur kesengajaan. Tapi kita tidak mau mengandai-andai, dan kita serahkan proses penyelidikan kepada penyidik,” ujar Harnojoyo.

Atas kejadian ini, Harnojoyo juga mengimbau kepada pengguna jalan yang lain agar berhati-hati dan taat berlalu lintas. Harnojoyo berharap, jangan sampai ada lagi terjadi kasus lakalantas, yang didasari adanya ketidak telitian dalam berkendara.

“Harus patuhlah dalam berkendara.? Kepada keluarga korban kami mohon bersabar atas ujian yang menimpa. Semoga ada hikmah yang diambil, dan korban meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.”

Kepala Dishub Kota Palembang, Kurniawan, yang juga berada di instalasi pemulasaraan jenazah RSMH, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sat Lantas Polresta Palembang untuk menangani kasus ini.

Disinggung mengenai mekanisme kendaraan berat yang melintas di Jalan protokol kota Palembang. Kurniawan menyebutkan, berdasarkan Peraturan Walikota (Perwali) ada beberapa ruas jalan yang tidak diperbolehkan kendaraan melintas di jam-jam tertentu.

Kendaraan berat ini, hanya boleh melintas dari pukul 09.00-15.00. Selanjutnya, dari pukul 15.00-21.00 kendaraan kembali tidak boleh melintas di Jalan protokol.

“Pagi juga tidak boleh kendaraan berat melintas. Apalagi saat jam-jam sibuk. Ada beberapa kawasan memang, seperti di Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Basuki Rahmat yang ada aturan jam lewat. Tapi kalau di Jalan Soekarno Hatta memang bebas melintas,” Kurniawan menerangkan.

Disinggung mengenai sanksi bagi kendaraan yang nekat melintas di jam-jam yang tidak diperbolehkan, Kurniawan menyebutkan, penindakan berupa penilangan hanya bisa dilakukan oleh Sat Lantas. (*)

Penulis: Ria Amelia

Penyunting: Hidayatullah


.....

Tidak ada Komentar

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.




Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.