Berita seputar kegiatan Pemerintah Kota Palembang klik di sini

Puskesmas Tak Libur, Posko Disiagakan

Senin 06/09/10, 2:13 PM oleh Wahyu Hidayat.

•    PMI Gelar Lomba Posko Kesehatan

Tidak ada cuti bersama bagi petugas di puskesmas dan puskesmas pembantu di Palembang. (lebih lanjut…)


Sampah Meningkat 50 Ton Sehari

Minggu 05/09/10, 4:36 PM oleh Wahyu Hidayat.

  

Garbage Rises more than 50 tons a day

Volume sampah di Palembang meningkat 50 ton per hari selama Ramadan.

Di hari-hari biasa, volume sampah sekitar 300-350 ton per hari. Sekarang, “Jadi 400 ton per hari,” kata Edwin, Kepala Seksi Pemanfaatan Sampah Dinas Kebersihan dan Pemakaman Kota Palembang, di ruang kerjanya, Jumat (4/9).

Sampah yang dibuang ke TPA (tempat pembuangan akhir) Sukawinatan, Kecamatan Sukarame, itu didominasi oleh sampah rumah tangga dan sampah sisa sayuran di pasar-pasar Palembang.

Selama Agustus, kata Edwin, sampah organik dan anorganik dari sejumlah pasar di Palembang mencapai 10 ribu ton.

“Itu belum termasuk sampah sisa sayuran,” katanya.

Peningkatan sampah ini, kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pemakaman, Zulfikri Simin, karena meningkatnya konsumsi makanan dan minuman oleh warga saat puasa.

Zulfikri bahkan memperkirakan volume sampah itu akan terus meningkat saat malam Lebaran dan dua hari setelah Lebaran.

“Setelah itu normal kembali,” ujarnya.

Zulfikri juga mengatakan bahwa baru 75 persen sampah di Palembang yang bisa diangkut ke TPA Sukawinatan. Sisanya yang 25 persen lagi, kata Zulfikri, berupa sampah yang dibuang warga ke sungai, sampah di rawa-rawa, dan sampah yang sengaja dibakar.

Zulfikri mengharapkan agar warga tidak sembarangan membuang sampah karena pihaknya sudah menyediakan kotak sampah, terutama di ruas-ruas jalan. (why)

Garbage volume in Palembang increased 50 tons per day during Ramadan.

On ordinary days, the volume of garbage around 300-350 tonnes per day. Now, “So 400 tons per day,” said Edwin, Section Head Cleaning Service Waste Utilization and Burial of Palembang, in his office, Friday (4 / 9).

Waste dumped in landfill (landfill) Sukawinatan, District Sukarame, was dominated by household garbage and trash the rest of the vegetables in the markets of Palembang.

During August, said Edwin, organic and inorganic waste from a number of markets in Palembang to reach 10 thousand tons.

“That does not include garbage remaining vegetables,” he said.

Improvement of this garbage, said Head of Sanitation and Cemetery, Zulfikri Simin, because the increased consumption of foods and beverages by residents during fasting.

Zulfikri even estimate the volume of waste that will continue to rise during the night two days after Idul Fitri and Idul Fitri.

“After that return to normal,” he said.

Zulfikri also said that the new 75 per cent of waste in Palembang that can be transported to a landfill Sukawinatan. The remaining 25 percent more, said Zulfikri, a resident of waste dumped into the river, in swamps garbage and trash that accidentally burned.

Zulfikri hope that citizens do not carelessly throw garbage because it already provides the trash, especially in sections of the road. (why)


Wali Kota: Pedagang Jangan Mempermainkan Harga

Minggu 05/09/10, 3:30 PM oleh Wahyu Hidayat.

Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengimbau pedagang untuk tidak mempermainkan harga seenaknya. Eddy mengatakan itu saat meninjau harga barang di Pasar Plaju dan Pasar Cinde, Minggu (5/9). (lebih lanjut…)


Asap Tebal di Gardu Listrik Pasar 16 Ilir (Berita Foto)

Sabtu 04/09/10, 1:43 PM oleh Hidayatullah Adronafis.

Gardu listrik di Jalan Tengkuruk Permai, Pasar 16 Ilir, Palembang, Sabtu (4/9), terbakar dan menimbulkan asap yang tebal. Kondisi ini lumayan membuat panik pembeli dan pedagang di kawasan itu.

“Kejadiannya sekitar pukul 10 pagi. Asapnya lumayan tebal,” kata seorang polisi yang ada di lokasi kejadian.

Menurut petugas dari PLN, kejadian tersebut karena kabel di gardu itu panas dan kondisi di sekitar gardu yang kotor akibat banyak sampah.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran disiagakan untuk mengantisipasi kebakaran. Tapi,syukurlah, api tidak sempat membesar dan bisa dipadamkan. Cuma bau asapnya saja yang masih menyengat. (yat)





Pengunjung ke :
hit counters

Untuk mendapatkan tampilan terbaik sebaiknya menggunakan Mozzila Firefox browser.